Laporan Bacaan "Karakteristik Peserta Didik"

 

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai “karakteristik peserta didik”, di mana pembahasan kali ini ini erat kaitannya dengan profesi seorang guru atau pendidik, terlebih lagi untuk saya pribadi yang merupakan seorang mahasiswi yang berkecimpung dalam jurusan keguruan maka pembahasan ini tidak hanya sekedar untuk para membaca dan memenuhi tugas laporan mingguan namun juga untuk menambah wawasan pengetahuan diri saya pribadi tentunya.

Sebagaimana yang telah kita pelajari di pembahasan sebelumnya kita telah membahas empat kompetensi seorang guru profesional, maka dari itu selain kita mempelajari bagaimana hal-hal yang harus diperhatikan untuk menjadi seorang guru maka kita juga hendak memperhatikan bagaimana caranya untuk mencapai hasil pembelajaran yang efektif dan efisien dengan melihat karakteristik dari seorang peserta didik Karena hadirnya dari pada adanya seorang guru tidak bisa terlepas dari adanya peserta didik.

Berbicara mengenai bagaimana pentingnya mengetahui karakteristik peserta didik bagi seorang guru dalam rangka untuk mempersiapkan bagaimana seorang guru dalam menjalankan ataupun melaksanakan pembelajaran agar dapat tercapainya tujuan pembelajaran diharapkan. Dalam berjalannya proses belajar mengajar antara guru dan peserta didik perlulah diperhatikan sekali yang namanya pendekatan baik secara fisik maupun mental terlebih bahwasannya seorang guru ialah seseorang yang mempunyai ilmu yang akan membagi ilmunya tersebut kepada peserta didik yang harus dipahami betul bagaimana perilaku serta karakteristik peserta didik yang akan dididik oleh guru tersebut, maka dari itu guru dituntut agar dapat mempelajari setiap karakteristik peserta didiknya, sehingga dapat menghasilkan bagaimana pembelajaran yang akan dibawakannya.

Dari referensi serta jurnal yang telah saya baca, saya mengutip dari pada jurnal yang ditulis oleh Hani Hanafiah dan kawan-kawan dari Universitas Muhammadiyah tenggerang mengenai “Perilaku dan Karakteristik Peserta Didik Berdasarkan Tujuan Pembelajaran” yang mana mereka menggunakan metode kualitatif didalam penelitian yang mereka buat.

Didalam penelitian yang mereka tulis dapat diketahui bahwasanya karakteristik peserta didik Menurut Moh. Uzer Usman (1989) Karakteristik adalah mengacu kepada karakter dan kehidupan seseorang serta pola dan gaya hidupnya sehingga tingkah lakunya dan perilakunya terlihat konsisten dan dapat diperhatikan. Menurut Hamzah. B. Uno (2007) Karakteristik siswa adalah apa yang terdapat pada diri seorang peserta didik serta aspek-aspek perseorangan siswa yang terdiri dari minat, sikap, motivasi belajar, gaya belajar kemampuan berfikir, dan kemampuan awal yang dimilikinya. Dari beberapa pendapat yang terdapat diatas dapat diketahui dan diambil kesempulan bahwa karakteristik peserta didik ialah setiap unsur yang ada pada diri seorang peserta didik baik itu minat, sikap, watak, perilaku, kemampuan belajar dan berpikir, serta pola dan gaya hidupnya sebagai hasil dapa pada pembawaan lingkungannya dan dirinya sendiri.

Seorang siswa ataupun peserta didik adalah setiap orang yang menerima pengaruh dari seseorang atau guru yang menjalankan pendidikan. Anak didik merupakan unsur penting dalam pendidikan karena sebagai pokok persoalan dalam segala aktivitas pembelajaran. Berdasarkan landasan yudiris dan teoritik perlulah dilakukan identifikasi terhadap peserta didik. Pertama Peraturan pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan dikatakan bahwa pengembangan pembelajaran dilakukan dengan memperhatikan; tuntutan, bakat, minat, kebutuhan, dan kepentingan siswa. Dan yang Kedua secara teoretik yang melihat siswa berbeda dalam banyak hal yang meliputi perbedaan fitrah individual disamping perbedaan latar belakang keluarga, sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan. Student center yang menjadikan peserta didik menjadi pusat pembelajaran serta tujuan pendidikan yang benar-benar harus diperhatikan, maka dari itu penting lah peran seorang guru dalam mengidentifikasi karakteristik peserta didik yang berbeda-beda dalam upaya memudahkan tercapainya tujuan Pendidikan karena guru merupakan pendesian pembelajaran apa yang akan dibawakan dan diterapkan.

Dalam rangka untuk mengetahui karakteristik peserta didik guru dapat melihat beberapa faktor seperti karakteristik umum, yakni seperti perilakunya nya pola kehidupannya nya serta kepribadiannya terhadap sesamanya. Kompetensi atau kemampuan awal, bagaimana kita melihat kemampuan dari seorang peserta didik agar kita dapat mencari pembelajaran yang cocok dan dapat digunakan agar lebih mudah untuk dipahami peserta didik tersebut. Gaya belajar, bagaimana kita melihat peserta didik dalam proses belajar mengajar yang sekiranya dapat kita terapkan pada dirinya melihat dari cara ia belajar dan menangkap pembelajaran. Dan yang terakhir ialah motivasi, guru menganalisis karakter siswa dapat menggunakan motivasi untuk membangkitkan semangat belajar siswa dan mengetahui kepribadian yang ia punya.

Terlepas dari 4 faktor tersebut, Suparman mengemukakan terdapat dua pendekatan yang dapat dipilih oleh guru agar memungkinkan tercapainya tujuan pembelajaran melihat dari karakteristik peserta didik, yakni; pertama, menyesuaikan dengan materi pelajaran dan kedua, sebaiknya materi pelajaran yang disesuaikan dengan siswa.

Pendekatan pertama yakni siswa menyesuaikan dengan materi pelajaran. Dalam hal ini guru dapat melakukan beberapa hal diantaranya yakni, pertama yaitu seleksi penerimaan siswa bagaimana ketika hendak memasuki sekolah  siswa diseleksi terlebih dahulu untuk mengetahui seberapa tinggi kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik agar peserta didik dapat menyesuaikan dirinya terhadap program pendidikan yang akan ditempuhnya. Yang kedua yakni tes dan pengelompokan siswa, setelah melakukan seleksi penerimaan siswa, guru dapat melakukan tes dan pengelompokan agar siswa tidak mengalami masalah dalam program pendidikan yang diambil. Adapun alternatif lain yang dapat digunakankan iyalah dengan melakukan atau mengharuskan siswa lulus mata pelajaran yang mempunyai persyaratan tertentu.

Pendektan kedua yakni pelajaran disesuaikan dengan siswa. Pendekatan ini tidak lah memerlukan hal-hal khusus yang harus dilakukan dan hampir tidak memerlukan seleksi apapun terhadap siswa. Yang pada dasarnya, siapa saja boleh masuk dan mengikuti pelajaran tersebut.

Namun dalam peneraoan kedua pendekatan tersebut para guru/pendidik hanya menggunakan salah satu diantarnya maka belum tentulah dapat menyesuaikan dan menyelesikan permasalahan untuk dapat menghadapi perbedaan pada setiap karakteristik peserta didik. Maka dari itu hendaklah kedua pendekatan tersebut digunakan secara bersamaan.

Hal yang tidak kalah penting yang harus diperhatikan pada karakteristik peserta didik yang ada pada jurnal yang saya kutip yakni, perilaku awal pada diri seorang peserta didik dan karakteristik awal. Disinilah terlihat bagaimana nantinya kita sebagai guru dan calon guru untuk menghadapi peserta didik, cara kita mendesain pembelajaran, dan apakah didalam proses pembelajaran yang terjadi terdapat pembelajaran yang harus kita ubah tergantung akan perubahan karakteristik yang peserta didik miliki.

Nah itulah sedikit pembahasan mengenai karakteristik peserta didik dari pada jurnal yang saya kutib sebagai bekal dan penambah wawasan untuk kita semua sebagai calon guru kedepannya. Sekian dan terima kasih

 

 

Komentar