Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai kurikulum, sebelum itu tentunya kata kurikulum ini sudah tidak asing lagi bagi kita, yang mana kurikulum di sini sangat penting di dalam sebuah pendidikan. dilansir dari sebuah jurnal mengatakan "selama ini kita mengenal kurikulum sebagai sebuah alat yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan saja, namun jika kita mengkaji lebih jauh lagi kurikulum memiliki sebuah konsep yang sangat kompleks dalam dunia pendidikan. Kurikulum memiliki arti sebagai sesuatu yang hidup dan berlaku dalam jangka waktu tertentu dan perlu perubahan agar sesuai dengan perkembangan zaman.(Silahudin 2014:333)
Sebelum kita melanjutkan untuk membahas pentingnya sebuah kurikulum, maka perlu kiranya kita mengetahui terlebih dahulu apa pengertian dari kurikulum tersebut. Secara etimologi kurikulum berasal dari bahasa Yunani (Huda Rohmadi 2012: 9) yaitu Curer yang artinya pelari atau Curare yang berarti tempat berpacu. Dalam bahasa lain kurikulum berarti running, course, or race course, kemudian dalam bahasa Perancis yang memiliki arti berlari, dari beberapa pengertian bahasa lain tersebut kemudian digunakan lah istilah courses atau mata pelajaran yang harus ditempuh untuk mendapatkan suatu gelar (Nasution 2003:9)
Kurikulum menurut pandangan yang lampau, kurikulum memiliki pengertian kumpulan mata pelajaran yang disampaikan oleh guru kepada peserta didik. (Saudi sukmadinata, 2017: 4) Pandangan lain dari kurikulum menurut Al Syabani yang dikutip oleh (Hasan langung 1985: 145) Kurikulum merupakan kumpulan pengalaman Pendidikan Kebudayaan, ilmu sosial, olahraga, serta ilmu kesenian, yang disediakan oleh lembaga pendidikan untuk peserta didik baik di dalam maupun di luar lembaga pendidikan dengan tujuan mengembangkan secara menyeluruh dalam semua aspek dan merubah tingkah laku sesuai tujuan pendidikan. Kemudian kurikulum menurut UU Sisdiknas nomor 20 tahun 2003 adalah seperangkat rencana pengaturan mengenai tujuan isi dan bahan pelajaran, serta cara yang digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan. (Arifin 2018: 59). Nah itulah pengertian dari sebuah kurikulum, lalu apa sih pentingnya kurikulum ini?
Mungkin banyak yang bertanya mengenai apa pentingnya kurikulum dalam pendidikan, sesuai fungsinya kurikulum dalam proses pendidikan adalah sebuah alat untuk mencapai tujuan pendidikan, yang mana kita ketahui tujuan pendidikan ialah untuk dapat mengembangkan potensi dan mencerdaskan manusia. Kurikulum memiliki kedudukan yang sangat penting dikarenakan kurikulum yang mengatur dan mengarahkan agar tujuan pendidikan ini dapat tercapai dan terarah sesuai yang sudah direncanakan. Dan dalam proses pendidikan di kegiatan pembelajaran atau di kelas akan bisa berjalan dengan lancar, kondusif, interaktif, dan lain sebagainya apabila pendidikan bisa di jalankan dengan baik ketika kurikulum menjadi penjaga utama dalam proses belajar mengajar. Kurikulum mengandung sekian banyak unsur konstruktif supaya pembelajaran berjalan dengan optimal sejumlah pakar kurikulum berpendapat bahwa jantung pendidikan berada pada kurikulum baik dan buruknya hasil pendidikan ditentukan oleh kurikulum dan apakah mampu membangun kesadaran kritis terhadap peserta didik atau tidak.
Profesor Dr. S. Nasution M.A mengatakan bahwa masa depan bangsa terletak pada tangan kreatif generasi muda mutu bangsa di kemudian hari bergantung pada pendidikan yang dinikmati oleh anak-anak saat ini terutama dalam pendidikan formal yang diterima dibangku sekolah, apapun yang akan tercapai di sekolah harus ditentukan oleh kurikulum sekolah, jadi barang siapa yang menguasai kurikulum maka ia memegang peran penting dalam mengatur nasib bangsa dan negara kedepannya. Di Indonesia sendiri bahkan memiliki catatan sejarah sejak tahun 1945, kurikulum di Indonesia telah mengalami perubahan yaitu pada tahun 1947 (dengan nama kurikulum rencana pembelajaran). 1952 (dengan nama kurikulum rencana pelajaran terurai). 1964 (dengan nama kurikulum rencana pendidikan). 1968, 1975, 1984, 1994, (yang masing-masing menggunakan tahun sebagai nama kurikulum). 2004 (dengan nama kurikulum berbasis kompetensi) 2006 (dengan nama kurikulum tingkat satuan pendidikan) dan yang terbaru adalah kurikulum 2013 yang lebih dikenal dengan sebutan K13 dan karena itu masyarakat Indonesia sudah lama mengenal mengenai kurikulum dan sangat fasih dengan berbagai perubahan yang telah dialami oleh kurikulum itu sendiri, masyarakat awam di Indonesia juga telah mengenal istilah CBSA (cara belajar siswa aktif) KBK (kurikulum berbasis kompetensi) serta KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan), bahkan saat ini muncul kurikulum 2013 yang sudah mulai bergulir di beberapa sekolah baik negeri maupun swasta.
Banyaknya kurikulum yang pernah ada di Indonesia dan berganti-ganti bukan karena sebuah kurikulum tersebut tidak baik atau tidak bagus dalam pendidikan, namun sebuah kurikulum akan mengikuti sesuai pada zamannya, seperti contoh kurikulum 1952 adalah sebuah kurikulum yang telah disempurnakan dari kurikulum 1947 dan seterusnya, dan dari masing-masing kurikulum tersebut memiliki titik tujuan dalam pengaplikasiannya. Dari penjelasan diatas kiranya kita sebagai calon pendidik atau calon guru harus mengetahui apa itu kurikulum karena sebuah kurikulum sangatglah penting dalam sebuah pendidikan. Mungkin hanya ini yang dapat saya sampaikan, sekian terimakasih.
Komentar
Posting Komentar